Inovasi Biobaterai Berbahan Dasar Limbah Tebu yang Ramah Lingkungan

Limbah gas pabrik gula sering kali mencemari lingkungan dan menyebabkan gangguan kesehatan manusia. Asap yang dikeluarkan melalui cerbong dapat berupa asap kabut (asbut) industri.. Permasalahan lingkungan yang tidak bisa diabaikan adalah penggunaan baterai yang tidak ramah lingkungan. Baterai merupakan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dimana apabila penggunaannya terus dilakukan maka akan berdampak tidak baik terhadap lingkungan. Untuk itu perlu adanya inovasi baterai yang ramah lingkungan mengingat kebutuhan baterai tidak bisa ditinggalkan dan juga selama ini baterai yang beredar adalah baterai yang tidak ramah lingkungan. Adapun hasil penelitian dari karya tulis ini yakni (1) Cara pemanfaatan limbah abu ampas tebu pabrik gula dapat dilakukan dengan  merangkai secara seri baterai bekas yang bahan pengisinya telah diganti dengan bahan dari limbah abu ampas tebu pabrik gula yang dipergunakan untuk menghidupkan 2 lampu led dan untuk bahan limbah abu ampas tebunya dipergunakan sebagai media tanam (2) Hasil pemanfaatan baterai dengan bahan dasar limbah abu ampas tebu pabrik gula  memiliki tegangan 1,2 volt untuk 1 baterainya, dan bila disusun secara seri memiliki tegangan 2,45 volt. Dengan tegangan ini ternyata baterai dapat menyalakan 2 lampu led.

Bukti orisinalitas :

0001

1 Komentar